Kabar gembira menyapa awal tahun, program bantuan sosial PKH dan BPNT dipastikan tetap bergulir sepanjang 2026. Peluang ini terbuka bagi siapa saja, baik peserta lama maupun baru, asalkan profil ekonominya memenuhi standar yang ditetapkan negara.
Komitmen pemerintah dalam melindungi kelompok rentan tetap kuat, namun dengan catatan efisiensi. Salah satunya adalah penghapusan BLT Kesejahteraan Rakyat (Rp900.000) yang memang didesain hanya sebagai stimulus jangka pendek.
Transformasi besar terjadi di sektor data. Tahun ini, validasi penerima beralih menggunakan acuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menggantikan DTKS. Langkah ini diambil untuk menjamin akurasi target, di mana bantuan hanya akan mengalir ke kelompok masyarakat dalam desil prioritas.
Syarat Mutlak Masuk Kualifikasi Penerima
Agar sah menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH maupun BPNT, data warga harus lolos saringan database nasional. Fokus utama bantuan adalah pengentasan kemiskinan, sehingga syarat berikut wajib terpenuhi:
- Masuk dalam klaster Desil 1 hingga Desil 5 pada sistem DTSEN.
- Memiliki NIK dan KK yang valid serta sinkron dengan data Dukcapil.
- Bebas dari atribut kemewahan (tidak memiliki mobil, rumah mewah, atau berpenghasilan di atas rata-rata).
- Bukan anggota TNI, Polri, ASN, ataupun pejabat publik/desa.
- Pengecualian khusus (afirmasi) diberikan kepada lansia dan penyandang disabilitas agar tetap terjamin.
Dua Metode Cek Status Kepesertaan Terbaru
Masyarakat tidak perlu bingung memantau status bantuan. Cukup siapkan NIK KTP, pengecekan bisa dilakukan lewat dua jalur resmi berikut:
1. Via Website Resmi Kemensos
- Kunjungi tautan [tautan mencurigakan telah dihapus] melalui peramban.
- Tentukan lokasi wilayah mulai dari Provinsi sampai Desa/Kelurahan.
- Ketik nama lengkap sesuai e-KTP.
- Salin kode captcha yang tertera untuk keamanan.
- Tekan tombol “Cari Data”.
- Tunggu sesaat, sistem akan merinci status dan periode bantuan Anda.
2. Via Aplikasi Cek Bansos Mobile
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Lakukan registrasi akun menggunakan data KTP dan KK.
- Masuk (login) dengan akun yang telah diverifikasi.
- Pilih menu “Cek Bansos” di halaman muka.
- Lengkapi form wilayah dan identitas diri.
- Masukkan kode keamanan lalu klik “Cari Data”.
- Hasil verifikasi akan muncul di layar ponsel Anda.
Lakukan pengecekan secara rutin karena data penerima dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pemutakhiran dari Pemda.
BACA JUGA: Cara Cek BLT Kesra 900 Ribu 2026
Rincian Nominal Dana Bantuan 2026
Jumlah dana yang diterima setiap keluarga berbeda-beda, disesuaikan dengan komponen beban tanggungan yang dimiliki. Berikut detail angkanya:
Alokasi Dana PKH (Program Keluarga Harapan):
- Ibu Hamil: Rp3.000.000/tahun (Rp750.000/tahap)
- Balita (Usia Dini): Rp3.000.000/tahun (Rp750.000/tahap)
- Pelajar SD: Rp900.000/tahun (Rp225.000/tahap)
- Pelajar SMP: Rp1.500.000/tahun (Rp375.000/tahap)
- Pelajar SMA: Rp2.000.000/tahun (Rp500.000/tahap)
- Disabilitas Berat: Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap)
- Lansia (60+): Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap)
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp10.800.000/tahun (Rp2.700.000/tahap)
Alokasi Dana BPNT (Sembako): Bantuan pangan disalurkan via saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan. Dana dicairkan per tiga bulan (akumulasi Rp600.000) melalui Bank Himbara atau PT Pos untuk dibelanjakan kebutuhan pokok di e-warong.
Langkah Cek Posisi Desil Ekonomi
Mengetahui di desil mana nama Anda tercatat sangat krusial untuk mengukur peluang dapat bantuan. Caranya:
- Buka aplikasi Cek Bansos.
- Login ke akun terdaftar.
- Ketuk menu “Profil”.
- Sistem otomatis menampilkan data desil kesejahteraan keluarga Anda.
- Cocokkan kategori desil tersebut dengan status penerimaan bantuan.
Ingat, desil bukan vonis mati. Peringkat ini dinamis mengikuti kondisi ekonomi riil Anda. Jika data di sistem melenceng dari fakta, Anda berhak mengajukan koreksi.
Prosedur Sanggahan dan Perbaikan Desil
Apabila Anda merasa layak dibantu namun data desil berkata lain (atau sebaliknya), tempuh langkah ini untuk perbaikan:
- Kunjungi Kantor Kelurahan/Desa membawa fotokopi KTP & KK.
- Laporkan ketidaksesuaian data kepada petugas operator SIKS-NG.
- Jelaskan kondisi ekonomi rumah tangga secara jujur.
- Petugas akan memproses usulan dan mengatur jadwal survei lapangan.
- Proses validasi hingga persetujuan biasanya memakan waktu 1-3 bulan.
- Pantau status pengajuan secara berkala.
Bagi warga yang belum terdata sama sekali, pendaftaran mandiri tersedia di https://dtsen.data.go.id/register atau bisa langsung mendatangi Dinas Sosial setempat dengan membawa SKTM. Namun, verifikasi faktual tetap menjadi penentu akhir cair atau tidaknya bantuan.
Pertanyaan Seputar Bansos 2026
Q: Kapan tanggal pasti pencairan PKH tahap 1 tahun 2026? A: Tanggal pastinya bervariasi tiap daerah, namun umumnya pencairan tahap pertama dilakukan dalam rentang Januari hingga Maret (Triwulan 1).
Q: Mengapa saya sudah daftar tapi belum dapat bantuan? A: Bantuan diberikan berdasarkan prioritas kuota nasional (Desil terendah). Jika kuota penuh atau skor ekonomi Anda dinilai masih mampu dibanding pendaftar lain, bantuan belum bisa disalurkan.
Q: Apakah data di DTKS lama otomatis pindah ke DTSEN? A: Sebagian besar data dimigrasikan, namun tetap dilakukan pemadanan ulang dengan NIK Dukcapil. Data yang tidak valid atau anomali mungkin akan terhapus.
Q: Bisakah satu keluarga menerima PKH dan BPNT sekaligus? A: Bisa, asalkan keluarga tersebut memenuhi kriteria komponen PKH (punya anak sekolah/lansia/hamil) dan juga terdata sebagai keluarga miskin penerima sembako (BPNT). Ini disebut penerima bansos irisan.