Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi memulai tahapan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 19 Januari 2026. Agenda nasional ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memetakan kemampuan akademik murid secara objektif dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Meskipun baru pertama kali diterapkan secara masif untuk jenjang SD dan SMP, pelaksanaan TKA 2026 telah didukung oleh regulasi dan petunjuk teknis yang matang. Pemerintah merancang asesmen ini agar para murid dapat mengikuti prosesnya tanpa tekanan, mengingat fungsinya sebagai potret kondisi pembelajaran di lapangan, bukan sebagai penentu kelulusan.
Instrumen Pemetaan Kualitas Pendidikan Nasional
TKA hadir sebagai program asesmen berskala nasional yang bertujuan mengukur pencapaian akademik siswa pada bidang studi tertentu secara terstandar. Data yang terkumpul dari hasil tes ini nantinya akan menjadi rujukan bagi sekolah dan pemerintah daerah dalam menyempurnakan kualitas proses belajar-mengajar.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menegaskan posisi penting asesmen ini bagi dunia pendidikan. Beliau menjelaskan bahwa hasil tes ini murni digunakan sebagai instrumen evaluasi kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.
“Program ini semata-mata sebagai instrumen untuk mendapatkan potret kemampuan akademik peserta didik secara adil dan objektif,” jelas Toni Toharudin. Keikutsertaan dalam TKA bersifat tidak wajib, sehingga peserta didik memiliki kebebasan untuk mengikuti tes ini sesuai kebutuhan dan kesiapan tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Jadwal Lengkap Pelaksanaan TKA SD dan SMP 2026
Rangkaian kegiatan TKA tahun ini telah disusun secara sistematis agar tidak mengganggu kalender akademik sekolah. Siswa dan orang tua perlu mencermati lini masa berikut agar tidak melewatkan tahapan penting:
- Pendaftaran: 19 Januari – 28 Februari 2026
- Simulasi TKA SMP: 23 Februari – 1 Maret 2026
- Simulasi TKA SD: 2 – 8 Maret 2026
- Gladi Bersih (Semua Jenjang): 9 – 17 Maret 2026
- Pelaksanaan TKA SMP: 6 – 16 April 2026
- Pelaksanaan TKA SD: 20 – 30 April 2026
- Pelaksanaan TKA Susulan: 11 – 17 Mei 2026
- Pengumuman Hasil Nasional: 24 Mei 2026
Mekanisme Pendaftaran dan Syarat Peserta
Proses pendaftaran TKA 2026 mengedepankan kolaborasi antara sekolah dan wali murid. Orang tua dilibatkan secara langsung sejak awal untuk memberikan persetujuan serta dukungan moral bagi anak yang akan mengikuti tes. Berikut adalah langkah-langkah pendaftarannya:
- Murid mengisi formulir Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang wajib ditandatangani oleh orang tua atau wali.
- Murid menyerahkan formulir beserta foto digital terbaru kepada operator sekolah.
- Sekolah mendaftarkan murid melalui laman resmi TKA dan melakukan verifikasi data pada Daftar Nominasi Sementara (DNS).
- Setelah data dinyatakan valid melalui mekanisme Verval PD atau laman NISN, dinas pendidikan akan menerbitkan Daftar Nominasi Tetap (DNT).
- Peserta akan menerima kartu login paling lambat sebelum pelaksanaan tes pada hari pertama dimulai.
Setiap peserta yang menyelesaikan ujian akan berhak menerima Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) sebagai bukti partisipasi dan pencapaian akademik mereka. Mata uji yang akan diujikan pada kedua jenjang ini hanya mencakup dua mata pelajaran utama, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia.
Panduan Mengikuti Simulasi TKA Secara Mandiri
Untuk mematangkan persiapan, para peserta didik dapat memanfaatkan fasilitas simulasi gratis yang disediakan oleh pemerintah. Simulasi ini penting agar murid terbiasa dengan fitur-fitur pada sistem, seperti navigasi soal, pengatur ukuran font, dan penanda ragu-ragu.
Peserta didik dapat mengakses laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/ untuk mencoba soal-soal latihan secara langsung. Selain itu, platform Ruang Murid di Rumah Pendidikan juga menyediakan beragam materi dan latihan interaktif yang selaras dengan kurikulum nasional untuk membantu belajar mandiri di rumah.
Koordinasi aktif antara orang tua dan operator sekolah sangat disarankan untuk memastikan data NISN siswa sudah sinkron. Dengan persiapan yang baik, diharapkan TKA 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan gambaran nyata mengenai kualitas pendidikan dasar serta menengah di Indonesia.